Swedia yang Bukan Lagi Menjadi Tim Penggembira

Swedia yang Bukan Lagi Menjadi Tim Penggembira

Menurut agen bola terpercaya rasanya cap beruntung sudah dibuang jauh-jauh oleh Swedia. Agen bola terpercaya menjelaskan bahwa kesuksesan mereka melaju ke babak 8 besar membuktikan jika Swedia lebih dari sekedar wakil penggembira pada Piala Dunia 2018 ini. Emil Forsberg jadi pahlawan kemenangan Swedia saat bersua Swiss, Selasa, 3 Juli 2018. Sebiji golnya di menit ke 65 membawa Swedia melaju ke babak perempat final untuk kali pertama semenjak 1994 silam. Kalian bisa menyebut bahwa permainan Swedia itu pragmatis, namun untuk mereka ini merupakan kohesi, bertahan serta bersabar sebagai suatu tim, mengeksploitasi dan menyerang celah sebagai suatu tim. Ini juga yang jadi alasan mengapa Swedia terlihat lebih bagus tanpa kehadiran Zlatan Ibrahimovic.

Agen bola SBOBET berpendapat, untuk dapat mencapai kohesi yang diperlihatkan Swedia, kekompakan wajib dibentuk semenjak di luar lapangan. Hal itu dipahami dengan bagus oleh pelatih Swedia, Andersson. Oleh sebab itu, dia mengontrak Daniel Ekvall, salah satu psikolog olahraga. Ekvall diberikan tugas membuka sharing grup dan individu. Lewat diskusi, kemudian dia menyusun perencanaan pendekatan mental sebelum pertandingan. Kemampuan Ekvall untuk membantu psikologis tim sudah diakui oleh semua pemain Swedia. Hingga Ola Toivonen sempat meminta kepada Ekvall untuk membahas tentang sepatu barunya jelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Prancis pada bulan Juni 2017 lalu.

Agen Bola Terpercaya Klaim Timnas Swedia Sudah Semakin Solid

“Dia mengatakan bahwa saya membutuhkan sesi supaya saya dapat berbicara bersama sepatu itu. Banyak orang berpikirfoto swedia vs swiss itu merupakan hal lucu. Selanjutnya, pada pertandingan, dia menciptakan gol dari lapangan tengah dengan sepatu tersebut,” ungkap Ekvall kepada agen bola online. Gol yang diciptakan penggawa FC Tolouse di injury time tersebut membuat Swedia memetik kemenangan atas Prancis dengan skor 2-1. Suatu kemenangan yang sangat berperan dari perjalanan Swedia menyingkirkan timnas Belanda di babak grup. Tim pelatih Swedia dan Ekvall setuju jika ada 3 hal yang utama sebagai kunci keberhasilan, yakni komunikasi, persatuan, dan kerja sama. Semua pemain ikut diajarkan cara untuk menjaga fokus saat mereka atau rekannya melakukan blunder.

“Bila kami bisa memenuhi 3 elemen itu dengan bagus, jadi sangat mungkin untuk kami mengalahkan tim yang diatas kertas lebih bagus dari kami,” imbuhnya. Persatuan dalam skuat timnas Swedia jelas terlihat saat Jimmy Durmaz jadi korban rasialisme. Tapi sebelum menjalani latihan, pelatih dan pemain berbicara kepada agen bola terpercaya jika Durmaz merupakan anggota besar timnas Swedia. Swedia sudah bersama betapa sakitnya kalah lantaran tembakan bebas Toni Kroos pada injury time. Mereka juga sudah bersama mendapat ekstasi saat menang atas Meksiko 3-0 serta memastikan diri jadi pemuncak Grup F. Sekarang, Swedia bakal berlaga bersama-sama pada babak 8 besar Piala Dunia 2018. Jika nantinya mereka kalah, Swedia bakal tetap melakukan itu secara bersama-sama.

Masteragenbola.com, agen bola sbobet terpercaya

Komentar